Kapolda Maluku, Pelaku Penembakan Di Lokasi Gunung Botak Sudah Ditangani dan di Proses Sesuai Aturan Yang Berlaku

logopit 1643541875824

Dirgantra7.Com//Namlea, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs Lotharia Latif, SH.,M.Hum, menemui keluarga korban almarhum Mede Nurlatu, korban yang tertembak di lokasi tambang Emas Ilegal Gunung Botak desa persiapan wamsaid kecamatan waelata kabupaten Buru provinsi Maluku tertanggal 29/1/2022

Pertemuan Polda Maluku dengan keluarga korban seraya langsung menyampaikan bela sungkawa atas tragedi Tertembaknya almarhum Made Nurlatu yang dilakukan oleh oknum Brimob Polda Maluku, Bripka AB Pada Minggu pagi tanggal 30/1/2022

Pertemuan Kapolda Maluku dengan keluarga korban didampingi oleh Dansat Brimob, Kabid Propam, dan Kabid Humas Polda Maluku, serta Kapolres Pulau Buru dan Dandim 1506 Namlea.

Sedangkan perwakilan dari keluarga korban adalah Yohanes Nurlatu, sebagai Kepala Soa Nurlatu, serta pihak keluarga, Samsul Nurlatu dan Wilder Nurlatu.

Kapolda berharap, peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, baik antar anggota dengan masyarakat atau antara masyarakat drngan masyarakat.

Dalam pertemuan Kapolda Maluku dengan keluarga korban menyampaikan penyesalan dengan adanya kejadian tersebut
Dan beliau berharap, kejadian ini yang terakhir dan tidak terulang kembali.” pinta Kapolda

Sementara Kapolda juga menyampaikan kepada keluarga korban bahwa proses hukum terhadap pelaku sudah dilakukan
Saya sudah tangkap dan tahan yang bersangkutan dan kita akan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.” jelasnya.

Dirinya mengingatkan, Polri tidak mentolelir anggota melakukan pelanggaran hukum, apalagi sampai melakukan pembunuhan.
Dia harus bertanggungjawab dalam penyalahgunaan kewenangan, Kapolda berharap kepada seluruh masyarakat, sama sama menjaga ketertiban dan keamanan.

Proses pidana,saat ini telah ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Maluku. Sementara dari sisi kode etik, juga sudah dilakukan oleh Propam Polda Maluku.“Untuk pidananya sudah ditangani Ditreskrimum, kode etik ditangani Propam Polda Maluku,” tegasnya menjawab permintaan keluarga korban.

Kapolda juga meminta pihak keluarga untuk mempercayakan kasus ini kepada Polri. Pihaknya akan bertindak tegas kepada setiap anggota yang menyalahi aturan hukum.“Kita akan bertindak tegas kepada siapapun yang melakukan pelanggaran hukum. Yang tidak berdinas selama 30 hari saja kita lakukan pemecatan, apalagi yang menghilangkan nyawa orang,” tegasnya.

Sementara disisi lain Komandan Satuan Brimob, Kombes Pol Muhammad Guntur, juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga almarhum Dade Nurlatu dan merasa prihatin dengan kejadian tersebut.

Kami turut berduka, dan akan memproses pelaku secara tegas sesuai hukum yang berlaku,”tegasnya.

Rilis ( Syam/ecak)

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com