Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Akibat Maraknya Pencurian dan Musibah Banjir, Pedagang Kanopi Mengaku Sangat Menderita

buserdirgantara7
706
×

Akibat Maraknya Pencurian dan Musibah Banjir, Pedagang Kanopi Mengaku Sangat Menderita

Sebarkan artikel ini
Img 20230606 Wa0155

Bitung Sulawesi Utara, Buserdirgantara7.com – Penderitaan pedagang dikawasan Relokasi (Pasar Cita Pusat Kota Bitung) benar sangat memiriskan. Setelah situasi pasar yang sepi dan marak terjadi banjir di lokasi usaha, juga sering mengalami pencurian. Selasa,( 06/06/2023 ). pedagang dikawasan tersebut mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah, akibat kebobolan maling dikios tempat berjualan. Kejadian ini melengkapi derita para pedagang, yang selama ini menempati kawasan darurat, menyusul lambannya penyelesaian pasar modern pusat kota, yang telah menyita waktu 15 bulan.

Berdasarkan penelusuran penelusuran media dilokasi relokasi, jelas terlihat kondisinya benar-benar sangat memprihatinkan yang dialami oleh pedagang. Bentuk kios dan bangunan relokasi pemerintah yang jauh dari kesan aman dan layak, jelas terpampang didepan mata.

Pedagang dikawasan Relokasi hanya menempati bangunan kios darurat ukuran 2×2, dengan dinding dari tripleks dan disanggah oleh kayu lokal berukuran 2×4 saja. Kios ini sangat bersifat tidak aman dan kurang layak ditempati, karena terlihat sangat rapuh dan mudah diterobos. Situasi hujan dan panas selama 15 bulan juga mengakibatkan sebagian lantai kayu dan dinding tripleks menjadi busuk, rapuh, dan mudah goyah. Beruntung bagi pedagang menambah atap terpal dan melantainisasi ruangan sempit tersebut sejak awal berjualan.

“kami sangat menderita”, Lirih Wati salah satu korban pencurian mengeluh saat ditemui dilokasi.

Kegetiran nampak dari raut.wajah para pedagang. Situasi sulit ini seakan tidak berakhir. Pasrah saja dan berharap Tuhan membantu mereka dalam perjuangan mencari sesuap nasi dengan berdagang.

” Rasanya mau berontak tetapi apa daya kami orang kecil. Sudah rugi berbulan bulan ditempat relokasi, sekarang mengalami kerugian karena kecurian, akibat tidak ada jaminan keamanan dari pengelola,” Tambah pedagang pasar yang enggan namanya disebutkan.

” kami benar2 menderita dan dilupakan oleh pemerintah. Entah mau mengeluh kepada siapa ” ungkapnya nyaris menitikkan air mata.

Para pedagang mengaku, memendam kerinduan, agar pemerintah menyadari situasi sulit pedagang. Kehadiran pasar cita modern mungkin akan menjawab keluh dan kesah mereka. Semakin lama dilokasi relokasi, semakin membunuh pedagang diwilayah relokasi. ( Ical )

Img 20240526 223458
Img 20240526 223458