momoccx

Alamp Aksi “Tuding” Ada Dugaan Korupsi Pada Proyek Pembangunan Jalan Beton & Drainase di UINSU

  • Bagikan
img 20220315 wa0076

Dirgantara7.Com//Sumut-belasan massa melakukan aksi demonstrasi didepan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, selasa ( 15/03/22).

Massa yang mengatasnamakan Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa & Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI) itu, “menuding” telqh terjadi dugaan praktek korupsi dalam pembangunan proyek di Universitaa Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Adapun “tudingan” itu antara lain pada pengerjaan proyek pembangunan jalan beton Kampus II, Pancing UIN Sumut, Medan, dengan pagu anggaran Rp. 5.999.754.000,00.

” Kami menduga adanya “aroma” praktik korupsi di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Berdasarkan pengamatan kami, diduga telah terjadi praktik KKN pada proyek Pembangunan Jalan Beton Kampus II Pancing UIN Sumut Medan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 5.999.754.000,00. Proyek yang bersumber dari BLU 2021 tersebut dikerjakan oleh CV Harapan Baru. Kuat dugaan kami, seharusnya proyek tersebut menggunakan mutu beton K225. namun fakta dilapangan diduga proyek tersebut memiliki mutu beton K175. Tak hanya itu, diduga kuat jalan beton tersebut pun memiliki ketebalan yang tidak sesuai dengan standarisasinya,” ungkap massa dalam orasinya.

Baca juga:  Guna Menjawab Permintaan Tambang Rakyat Di Pulau Buru DPP APRI Minta Kemenko Bidang Marves R.I Kunjungi Pulau Buru

Menurut massa, tidak hanya itu saja. Dugaan korupsi lainnya yaitu pada proyek Pembangunan Drainase Kampus II Pancing UIN Sumut Medan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 4.000.243.000,00. Proyek yang bersumber dari BLU 2021 tersebut dikerjakan oleh CV. Jakronah.

“Pada proyek ini, kami menemukan bahwa Cover U Ditch (penutup saluran drainase) banyak yang sudah berlumut. Maka pantut diduga bahwa Cover U Ditch (penutup saluran drainase) yang digunakan merupakan barang yang lama (bekas). Diduga kuat juga dinding drainase tersebut hanya di lakukan plester agar nampak seperti baru,” beber koordinator aksi Muwahid.

Berdasarkan hal itu, massa dalam orasinya, mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) agar segera mengusut tuntas berbagi dugaan praktik korupsi tersebut.

Baca juga:  Ketua BPD Dan Sekdes Desa. Jatireja Sangat Geram, Pupuk Subsidi Di Desa Kami Tidak Memenuhi Kebutuhan Para Petani

” Kami mendesak Kejatisu dan Polda Sumatera Utara agar segera memanggil dan memeriksa Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) terkait dugaan korupsi yang kami sebutkan, juga
mendesak agar segera memanggil dan memeriksa KPA, PPK, dan rekanan terkait dugaan korupsi yang kami sebutkan,” kata massa aksi.

Mereka juga mendesak Kejatisu agar segera menetapkan tersangka terkait dugaan adanya jual beli jabatan dan pengaturan proyek pengadaan barang dan jasa dan konstruksi di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). ” Dimana, saat ini permasalahan tersebut sedang di tangani oleh pihak Kejatisu,”ungkap massa aksi.

Dalam Aksi tersebut, massa diterima oleh staf Penkum Kejatisu, Erna. Menyikapi hal itu Erna menyampaikan kepada massa aksi akan menhampaikan aspirasi massa tersebut kepada pimpinan serta akan segera meminta bukti dukungan.

Baca juga:  Tujuh perusahaan yang ikut mendukung pendalaman alur pelayaran muara sungai tulang bawang

(Sabarudin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com