Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Budaya

Bima Arya Akan Ikhtiar Maksimal Tuntaskan Program Transportasi

buserdirgantara7
67
×

Bima Arya Akan Ikhtiar Maksimal Tuntaskan Program Transportasi

Sebarkan artikel ini
Img 20231215 Wa0195

Bogor,–Dirgantara7.com // Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang tercipta selama sepuluh tahun bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organda Kota Bogor. Ia juga menegaskan di sisa pengabdiannya sebagai wali kota Bogor akan berikhtiar maksimal menuntaskan tugas dan tanggung jawabnya, terutama di bidang transportasi.

Ini disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-8 Tahun 2023 DPC Organda Kota Bogor di Hotel Ririn, Jalan Ciburial Indah 1, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (14/12/2023).

Menurutnya yang diperlukan dari keberlanjutan program transportasi di Kota Bogor adalah penyempurnaan dari konsep yang ada dan mencari titik temu.

“Saya yakin ke depan akan semakin banyak titik temu yang dicapai demi Kota Bogor yang lebih baik dan demi kebanggan bersama. Jadi tidak kembali ke titik nol karena akan merubah konsep yang telah dibuat,” katanya.

Sehingga jika ada titik temu dari apa yang diikhtiarkan Pemkot Bogor dengan apa yang diharapkan warga, maka keberkahan dan kebaikan untuk semua. Namun kata dia, tidak sedikit dan tidak jarang tidak tercapai titik temu, maka yang terjadi adalah kemunduran. Demikian transportasi, contohnya adalah program BTS (Buy The Service).

“Bukan sesuatu mudah dengan dinamika yang luar biasa. Dalam perjalanannya, menyamakan konsep banyak cerita yang tercipta, tetapi fakta hari ini BTS Kota Bogor adalah yang terbaik di Indonesia. Saya bangga luar biasa karena disebut-sebut presiden dalam rapat kabinet, BTS Kota Bogor sebagai BTS terbaik,” ungkap Bima Arya.

Kepada semua pihak yang terlibat dalam penataan transportasi di Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keikhlasan untuk terus berikhtiar, bernegosiasi dan berdiskusi sehingga ada titik-titik temu yang dihasilkan yang pada akhirnya memberikan kebanggan bagi semua.

Dinamika yang muncul lanjutnya disebabkan kurangnya sosialisasi dan kurang matangnya konsep. Pada prinsipnya ikhtiar dan kebijakan yang muncul tidak ingin merugikan pihak manapun.

“Permohonan maaf apabila dalam sepuluh tahun ada yang kurang berkenan, baik lisan, perbuatan maupun kebijakan, namun yakinlah tidak ada sedikitpun niat saya untuk menyusahkan atau menghilangkan rezeki, yang ada hanya pikiran jangka panjang agar Kota Bogor menjadi lebih baik dan lebih tertib dengan transportasi yang lebih nyaman,” kata Bima Arya mengakhiri sambutan.

Ketua Organda DPD Jawa Barat, Dida Suprinda menuturkan, kolaborasi, sinergitas dan kerja sama yang kuat sangat diperlukan agar mampu mendukung kebijakan yang muncul, baik dari pemerintah daerah maupun internal organda, harus ada hubungan saling menguntungkan. Selanjutnya pembinaan awak angkutan secara kontinyu agar SDM yang ada meningkat mengingat tantangan transportasi ke depan sangat kompleks.

“Sektor transportasi adalah salah satu urat nadi perekonomian yang harus dijaga, bersama-sama pihak terkait transportasi harus ditata agar tidak kumuh. Untuk ketua DPC organda Kota Bogor yang terpilih nanti, saya meyakini adalah kader terbaik yang akan membantu dan menciptakan iklim yang positif di Kota Bogor berkat pengalaman yang dimiliki,” ujarnya.

Ketua Organda Kota Bogor, Sunaryana menerangkan agenda muscab yang dilaksanakan untuk menyusun rencana kerja dan memilih ketua yang baru periode 2023-2028. Menurut Sunaryana, DPC Organda Kota Bogor harus maju terus berkembang sebagai organisasi yang memiliki marwah kuat dan sebagai wadah menampung aspirasi anggota guna mencapai kebijakan untuk kebaikan anggota organda serta meningkatkan profesionalisme organda dalam rangka memenuhi standar dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat maupun profesionalisme angkutan barang di Kota Bogor.

“Semoga pemimpin Kota Bogor ke depan dapat melanjutkan program transportasi yang  sudah dibangun sehingga transportasi Kota Bogor ke depan harus lebih tertib, lebih aman, nyaman dan profesional,” harap Sunaryana.

(Dede Hanapi)