momoccx

Dandim 0103/Aceh Utara Paparan tentang Konsep Strategi Binter di dunia Maya.

  • Bagikan
logopit 1638434280957

Dirgantara7.Com//Aceh Utara — Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Darat menggelar kegiatan Pembekalan Teritorial kepada 150 Orang para Dandim di Tahun Anggaran 2021 untuk menyampaikan berbagai kebijakan strategis di tahun 2021 dalam upaya membangun TNI AD agar lebih maju, profesional dan dicintai rakyat.

Serangkaian kegiatan dalam pembekalan itu sudah dilaksanakan, mulai dari menerima Pengarahan dari KSAD ( Kepala Staf Angkatan Darat ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman,sampai dengan Arahan Dari Danpusterad Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko.

Dalam kegiatan Pembekalan Teritorial itu, didepan Danpusterad dan Para PJU Pusterad Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P., Berkesempatan mewakili para Dandim Untuk menyampaikan Paparan tentang Konsep Strategi Binter di dunia Maya.

Baca juga:  Mertua Ketua DPRK Aceh Utara Tutup Usia, Kapolres Lhokseumawe Melayat ke Rumah Duka

Pada kesempatan itu Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P dalam paparannya menyampaikan bahwa salah satu tujuan Binter dunia maya yakni terwujudnya kondisi juang yang tangguh, yang ditandai dari tingginya nasionalisme dan pemahaman akan kebangsaan dalam kebhinekaan.

lanjut Letkol Oke, zaman semakin berkembang, dunia saat ini sudah memasuki era Digital, TNI harus berubah, Konsep Pembinaan teritorial kita harus berubah mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju.

Oleh sebab itu,dapat disimpulkan bahwa peran penyelenggaraan Binter di dunia maya sangatlah perlu Demikian dikemukakan Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P.,di Gedung A.H. Nasution Mabes Angkatan Darat, Jakarta,Rabu (01/12/2021).

Dandim menambahkan “Kegiatan Pembekalan tersebut bisa dijadikan wadah untuk meningkatkan kemampuan aparat komando kewilayahan dalam penyelenggaraan Binter di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Baca juga:  Babinsa Monitoring Pelaksanaan Vaksin Lansia di Puskesmas Pulo Armyn

“Tugas kita ditengah-tengah kehidupan masyarakat adalah pembuktian bahwa aparat komando kewilayahan yang relevan dan penting serta senantiasa dibutuhkan keberadaannya,” jelas Dandim.

(Rid)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com