Intensitas Hujan Tinggi, Dandim 0103/Aceh Utara Ingatkan Kewaspadaan.

  • Bagikan
img 20211117 wa0030

Dirgantara7.com//Lhokseumawe – Menghadapi tingginya intensitas curah hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam longsor dan banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P., telah mengintruksikan kepada seluruh para Danramil dan jajarannya untuk tetap waspada. Rabu,(17/11/2021).

Memasuki musim penghujan seperti saat ini Dandim juga menekankan kepada kepada para danramil Jajarannya dan kepada personel babinsa agar mewaspadai La Nina dibulan nopember hingga februari mendatang yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana alam di wilayahnya masing-masing.

Dandim berpesan agar para babinsa yang di awasi oleh danramil untuk memantau wilayahnya dan mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam tanah longsor,angin kencang disertai hujan deras, pohon tumbang, banjir maupun banjir bandang sehingga dapat diminimalisir terjadinya korban jiwa serta melakukan antisipasi dan upaya dini untuk mengatasinya.

Baca juga:  Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro Hadiri Acara Memperingati Hari Buruh Sedunia

Dandim minta para danramil dan babinsa bersama dengan Instansi terkait baik itu BPBD, Kepolisian maupun aparat di Kecamatan dan Desa agar bersama-sama turun kelapangan apabila terjadi bencana diwilayahnya untuk melakukan upaya yang diperlukan untuk mengatasi akibat bencana alam tersebut.

Lebih lanjut Dandim juga menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat diwilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara untuk selalu waspada dengan musim penghujan seperti saat ini agar lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya, membuang sampah pada tempatnya, rajin membersihlan saluran air/drainase, hindari mendirikan tempat tinggal dipinggir sungai atau lereng serta turut mencegah terjadinya bencana alam dengan mengikuti anjuran pemerintah dalam penanggulangan bencana.

“Kami sudah bersinergi dengan jajaran pemkab Aceh Utara dan Lhokseumawe, khususnya dengan BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial dan institusi terkait lainnya untuk siaga khususnya dalam hal kesiapan fasilitas penunjangnya sehingga apabila bencana terjadi sudah dalam kondisi siap intinya sedia payung sebelum hujan,” pungkasnya.

Baca juga:  Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, TNI Bojonegoro Lakukan Pendampingan Pelayanan KB Kesehatan

(Rid)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com