Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Jelang Pemilu 2024, BEM Indonesia: terjadi persaingan terbuka dan benturan kepentingan diantara koalisi pendukung

rezafahrefi71
44
×

Jelang Pemilu 2024, BEM Indonesia: terjadi persaingan terbuka dan benturan kepentingan diantara koalisi pendukung

Sebarkan artikel ini
Img 20231023 Wa0089

Jakarta, Buserdirgantara7com – Koordinator Presidium BEM Indonesia, Yaser Hatim menilai pelaksanaan pemilu 2024 berpotensi terjadi chaos mengingat majunya Gibran selalu anak Presiden mendampingi Prabowo sebagai Cawapres.

Menurut Yaser, potensi benturan kepentingan antar poros Capres didalam Pemerintahan Jokowi bisa mengancam demokrasi bahkan merusak stabilitas nasional.

“Hal ini perlu diantisipasi Presiden Joko Widodo dengan membersihkan Kabinetnya dari rivalitas perhelatan pada Pemilu Tahun 2024, pemilu tahun depan juga sekaligus uji nyali Presiden dalam mengawal Demokrasi” Kata Yaser kepada awak media di Jakarta, Senin, (23/10/23).

Untuk mengantisipasi potensi kekacauan tersebut, Yaser meminta Presiden Jokowi untuk segera mengganti Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala BIN Budi Gunawan.

“Saya kira posisi Mahfud dan Budi Gunawan jelas berada di kubu yang bersebrangan dengan Jokowi, perlu dilakukan pencopotan terhdap keduanya agar kedua posisi strategis tersebut bisa dikendalikan Jokowi sepenuhnya,” paparnya.

Yaser juga berpendapat bahwa posisi Presiden sekarang rentan di impeachment apabila poros koalisi Prabowo-Gibran tidak diperkuat di Pemerintahan dan Parlemen.

“Presiden perlu memperkuat poros kekuatan untuk menghindari manuver-manuver politik dari kubu lawan yang berpotensi menjatuhkan Presiden,” tegasnya.

Terkahir, Yaser mengatakan agar Presiden segera memberhentikan seluruh pimpinan KPK yang dianggap publik tidak becus dalam bekerja dan cendrung menampar muka Presiden dalam pemberantasan Korupsi.

“Ganti segera pimpinan KPK, tangkap Harus Masikhu, setidaknya Marwah Presiden dalam pemberantasan Korupsi bisa diselamatkan di akhir jabatannya,” tutupnya.    (ADM)

Img 20231128 Wa0176
Seluruh Elemen Masyarakat Deklarasi Ciptakan Bitung Damai Sulut. Deklarasi damai digelorakan oleh perwakilan organisasi, kemasyarakatan Minahasa dan keagamaan muslim. Deklarasi ini juga menjadi komitmen Forkopimda yang disimbolkan dengan tandatangan deklarasi damai. Tertuang dalam deklarasi bahwa seluruh pihak sepakat untuk mengakhiri setiap konflik yang terjadi secara damai. Kemudian, mendukung penegakkan hukum terhadap pelaku yang terlibat, secara transparan, dan berkeadilan. Selain itu, sepakat menolak segala bentuk provokasi, pergerakkan massa dari luar kota Bitung, maupun pemberitaan melalui media sosial yang sifatnya hoaks yang berkaitan dengan permasalahan di Kota Bitung. Terakhir, bersama menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat Kota Bitung. Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen. Pol. Setyo Budiyono menyambut baik deklarasi damai berbagai elemen masyarakat tersebut. Ia meyakini, melalui deklarasi ini penyelesaian permasalahan dilakukan dengan hal-hal baik. “Saya bersyukur bahwa saudara-saudara berkenan hadir ini merupakan kehormatan untuk saya sebagai Kapolda untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah terjadi kemudian kita melangkah kedepan untuk mengisi hari-hari baru, sehingga anak-anak kota sekolah dengan tenang, keluarga-keluarga kita bisa bekerja dengan tenang,” jelas Kapolda, Selasa (28/11/23). Menurut Kapolda, segala persoalan selaiknya diselesaikan dengan duduk bersama. Persaudaraan dan kebersamaan, ujarnya, diharapkan menjadi hal terpenting untuk semua pihak. “Semoga dengan pembacaan isi deklarasi ini dapat dilaksanakan dengan baik agar situasi Sulut khususnya Kota Bitung menjadi Kondusif. Terima kasih karena semua perwakilan Kota Bitung sudah bersama-sama untuk berjalan ke depan untuk hal-hal yang baik dan positif,” ungkap Kapolda.
Nasional

Dirgantara7.com//Sulut. Deklarasi damai digelorakan oleh perwakilan organisasi, kemasyarakatan…