Kadinkes Subang Beri Bantuan ke Mahasiswi STIESA Derita TBC Kelenjar Dan Autoimun

  • Bagikan
img 20211123 wa0050

Dirgantara7.com//Subang – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi menjenguk mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang Yanti Ismawati yang menderita penyakit TBC kelenjar dan autoimun.

Kadinkes menjenguk gadis berusia 25 tahun tersebut didampingi istrinya, Ai Maxi. Mereka datang ke rumah Yanti di Kampung Salagedang, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Selasa (23/11/2021).

Pemilik Klinik Happy Healthy tersebut tidak hanya menjenguk, tapi juga memberikan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) dan sejumlah uang tunai dari saku pribadinya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang ini menyampaikan, awalnya, Yanti panas, kemudian berobat ke beberapa rumah sakit, hingga dirujuk ke RSHS Bandung.

Baca juga:  Soal Wartawan Sumut Ditembak Mati , Ini Permintaan Wartawan Kepada Presiden RI Joko Widodo

“Dari diagnosa kemungkinan ada dua, TBC kelenjar, dan autoimun. Yang berat ini autoimunnya. Yanti ini sudah empat tahun sakit. Kita optimis, Yanti masih bisa sembuh,” ucap Kadinkes.

Untuk itu, kata Kadinkes, Puskesmas Cipunagara bersama Pemerinah Desa (Pemdes) Jati akan berupaya untuk membantu mahasiswi yang bercita-cita menjadi pramugari ini agar sembuh.

“Kami bantu terkait layanan kesehatan dan BPJS. Kami akan buatkan kartu BPJS yang iurannya dibantu pemerintah daerah. Jadi, tidak perlu membayar tiap bulannya,” ucap Kadinkes.

Pihak desa, kata dia, terkait administrasi kependudukan. Karena, Yanti kehilangan KTP, tapi Yanti masih punya KK. Untuk sementara, Yanti berobat ke RSUD Subang bisa menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Baca juga:  Pembangunan Jalan Di Dusun 3 Hiliwaele Desa Hilifadolo Cecamatan Lolowau Baru 3 Bulan Pembangunan Pada Hancur

Kadinkes berpesan kepada Yanti untuk semangat, dan tidak boleh meratapi kesedihan. Karena masih ada peluang untuk sembuh dari penyakitnya. “Yanti harus semangat dan optimis,” ujarnya.

Sementara itu, ayah Yanti, Wahyu berterima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Kadinkes Kabupaten Subang dr Maxi dan istri, kepada anaknya yang sudah sakit 4 tahun.

“Terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan dari pak Kadinkes. Kami berharap anak saya bisa sembuh kembali, sehingga bisa melanjutkan kuliah,” ucap pria berusia 48 tahun, ini.

Yanti pun berharap bisa sembuh kembali karena masih ada cita-cita yang ingin dicapainya. “Mohon bantuannya, saya berharap bisa sembuh. Cita-cita saya jadi pramugari,” ucapnya.

Baca juga:  Nenek Norma Tinggal Dirumah Reok di Ponre Kabupaten Bone Butuh Uluran Tangan

(Jajang)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com