Kejari Belawan Tetapkan Tersangka Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi

logopit 1642680706773

Dirgantara7.Com//Medan – dari anggota yang dijadikan maksudnya bawa nama taruna lini dalam hal apa dalam bentuk apa soalnya ini anggota dari Pak saya

Tim Jaksa Penyidik melaksanakan Ekspose penanganan perkara tindak pidana korupsi Pengadaan Bahan Makanan dan Minuman bagi PMKS Warga binaan Sosial WBS Dinas Sosial UPT Pelayanan Sosial Eks Kusta Dinas Sosial Belidahan Sicanang Lokasi Sicanang Tahun Anggaran 2018-2019, Rabu tanggal 19/01/2022.

banner 970×90
Tim Penyidik menerangkan telah menemukan dua alat bukti yang cukup sehingga perkara ini dapat ditingkatkan ke Penyidikan sebagaimana dalam Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Belawan Nomor : Print-01/L.2.26.4/Fd.1/01/2022 tanggal 19 Januari 2022, dan Nomor : Print- 02/L.2.26.4 Fd.1/01/2021 tanggal 19 Januari 2022 dan telah menetapkan tersangka dengan inisial CP dan AS.

Baca Juga Turunkan Pasukan Jam Rawan, Kapoldasu: Pastikan Aktifitas Masyarakat Aman
Jumlah anggaran Pengadaan Bahan Makanan dan Minuman bagi PMKS Warga binaan Sosial WBS Dinas Sosial UPT Pelayanan Sosial Eks Kusta Dinas Sosial Belidahan Sicanang Lokasi Sicanang pada Tahun 2018 sebesar Rp.1.527.907.016,- (satu milyar lima ratus dua puluh tujuh juta sembilan ratus tujuh ribu enam belas rupiah) dan pada Tahun 2019 Anggaran Sebesar Rp. 1.694.004.675,- (satu milyar enam ratu sembilan puluh empat juta empat ribu enam ratus tujuh puluh lima rupiah).

Berdasarkan perhitungan ahli terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp.875.148.401 (delapan ratus tujuh puluh lima juta seratus empat puluh delapan ribu empat ratus satu rupiah) dengan rician sebagai berikut :
Tahun 2018
a. Pengurangan bahan makanan dan minuman oleh CV. Gideon Sakti Sebesar
Rp.356.351.400,- (tiga ratus lima puluh enam juta tiga ratus lima puluh satu
empat ratus rupiah)
b. Kelalaian membayar realisasi kontrak kepada CV. Gideon Sakti Rp.66.933.276,-
(senam puluh enam juta sembilan ratus tiga puluh tiga ribu dua ratus tujuh
puluh enam rupiah)
Tahun 2019
c. Pengurangan bahan makanan dan minuman oleh CV. Gideon Sakti
Rp.383.001.525,- (tiga ratus delapan puluh tiga juta seribu lima ratus dua puluh
lima rupiah)
d. Kelalaian membayar realisasi kontrak kepada CV. Gideon Sakti Rp 68.862.200,-
(enam puluh delapan juta delapan ratus enam puluh dua ribu dua ratus rupiah).

Baca Juga Kajati Sumut Resmikan Kantin Adhyaksa
Berdasarkan keterangan para saksi, keterangan ahli, alat bukti Surat, perbuatan para tersangka telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dengan sangkaan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI 2001 Nomor 31 Tahun 1999 jo UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentanng perubahan atas Undang-Undang UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP dan Pasal 3ayat (1) jo Pasal 18 UU RI 2001 Nomor 31 Tahun 1999 jo UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-Undang UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP.

(Sabarudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com