Latif Efendi S.SOS Ingatkan Para Kades Harus Pasang Papan Transparansi Publik,Agar Masyarakat Bisa Mengetahui Pemakaian Anggaran

IMG-20210415-WA0017

Buserdirgantara7.com//Buru-Namlea- Latif Efendi

S.Sos yang baru saja menduduki jabatan Kepala BPMD Kabupaten Buru Provinsi Maluku,mengingatkan agar para kepala Desa sekabupaten buru tetap bekerja sesuai aturan

Sdr.Latif ingatkan para Kepala Desa di Kabupaten Buru agar memasang papan transparansi agar masyarakat mengetahui seluruh anggaran yang dipergunakan baik itu anggaran dana covid,Dana untuk Pembangunan maupun dana untuk pemberdayaan,hal ini dikatakan beliau ketika di wawancarai pihak wartawan tepat diruang kerjanya,kamis 11/4/2021

Ditanya persoalan pencairan Dana Desa tahap pertama tahun 2021 beliau mengatakan bahwa akan direncanakan hari senin 16 april 2021dana yang cair diperuntukkan kepada dana covid sebanyak 8 persen

mengenai keterlabatan dalam pencairan DD tersebut terjadi hampir setiap kabupaten kota dan ini disebabkan adanya keterlabatan laporan kepala desa dan juga persoalan Refokusi anggaran pada setiap kementerian tambahnya

Dana awal yang dicairkan hanya 8 persen yaitu dana Covid ,begitupun dana BLT dan Non Blt

Selain itu Pihak Kepala BPMD Sdr Latif mengatakan bahwa diharapkan kepada semua Kepala Desa di Kabupaten Buru bahwa transparansi publik itu sangat penting makanya harus pasan papan informasi

Hal ini perlu dilakukan sehingga tidak terkesan seakan akan Kepala Desa menutup nutupi pemakaian anggaran tuturnya

Terkait dengan kepemimpinan dirinya menjadi Kepaka Dinas BPMD beliau ungkapkan bahwa dirinya akan lebih berhati hati lagi melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran dana desa karrna dampak ketika pihak Kepala Desa apabila diperiksa terkait dengan dugaan penyalahgunaan anggaran negara nantinya maka sudah barang tentunya pihak BPMD juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan paparnya

Ditanya masalah sanksi Ketika pihak Kepala Desa tidak memasang papan informasi publik dirinya mengatakan akan diberikan sanksi tegur dan apabila mereka masih tidak indahkan atas pemasangan papan informasi maka akan diberikan sanksi teguran atau apabila masih mungkit maka dana meteka untuk tahap selanjutnya dipending,hal ini bukan aturan namun inu sebagai ingatan saja agar mereka tetap taat pada aturan yang betlaku tambahnya.

( Syam)

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com