Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada hari Sabtu, (8/10/2022)

buserdirgantara7
472
×

Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada hari Sabtu, (8/10/2022)

Sebarkan artikel ini
Putih Hitam Sederhana Maulid Nabi Instagram Post

JAKARTA||Dirgantara7.com_Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah. Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada hari Sabtu, (8/10/2022).

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki tujuan, yaitu mengenalkan anak keturunan kepada Nabi Muhammad SAW dan meningkatkan rasa cinta kepada Beliau, mencontoh dan meneladani akhlak Rasulullah SAW seperti shidiq, amanah, fatanah, dan tabligh, dan terakhir tujuannya supaya kita bersemangat dalam menjalankan serta menyebarkan ajaran Islam yang telah diperjuangkan oleh Nabi Muhammad SAW terutama salat wajib dan puasa.

Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW Menurut sejarah,

Awal mula tradisi Maulid Nabi pertama kali dipegang oleh Khalifah Khaizuran (170 H/786 M). Dia adalah ibu dari Amirul Muminin Musa Al Hadi dan Al Rasheed yang memerintahkan orang-orang untuk datang ke Madinah dan merayakan kelahiran Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.

Seperti dikutip dari situs Nahdlatul Ulama (NU) yang mengacu pada ‘Sejarah Kelahiran Nabi’ Ahmad Tsauri (2015), Khayzuran juga pergi ke Mekah dan memberi tahu orang-orang di sana bahwa Nabi Muhammad I mengeluarkan perintah yang sama untuk merayakan kelahiran.

Hanya Khayzuran yang memerintahkan orang Mekah untuk merayakan Maurid di rumah daripada di masjid seperti Madinah. Tujuan memperingati Maulid Nabi adalah untuk terus menginspirasi bangsa Arab dan umat Islam pada umumnya dengan keteladanan, ajaran dan tuntunan mulia Nabi Muhammad.

Khayzuran adalah salah satu yang menaruh perhatian besar pada situs sejarah Nabi Muhammad dan reruntuhan Nabi. Termasuk menghormati kelahiran Nabi SAW. Di Indonesia, Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati dalam berbagai ekspresi tergantung tradisi yang berkembang di daerah tersebut.

Salah satu tradisi masyarakat Jawa adalah merayakan Maulid Nabi Muhammad dengan membaca Manakib Nabi Muhammad di Kitab Maurid Balzanzi, Maurid Simtud Dural, Dibba, Saroful Anam, Burda, dll.

Usai membaca Manakib Nabi Muhammad, masyarakat biasanya makan bersama makanan yang disiapkan oleh warga. Umat ​​Islam Jawa tidak hanya bergembira merayakan Maulid Nabi, tetapi juga mensyukuri teladan, jalan hidup dan tuntunan yang dibawanya.

Momo