Berita  

Nomenklatur pembangunan rumah dinas dokter Nias Selatan beralih fungsi menjadi rumah hantu

img 20220126 wa0021

Dirgantara7Com//Nias Selatan Rabu (26/01/22), sangat disayangkan uang negara di hambur hamburkan pada pembangunan, yang nomenklaturnya adalah pembangunan rumah dinas dokter di Nias Selatan. Diduga pembangunan gedung yang di peruntukkan untuk rumah dinas dokter yang dimaksud menelan biaya 1,8 miliar rupiah. Gedung tersebut telah siap sejak tahun 2018 dan sampai sekarang belum di pergunakan sesuai fungsinya.

Penyampaian mantan ketua LSM strategi ikhtiar wau, menuturkan bahwa pembangunan rumah dinas yang dimaksud, Diduga hanya mendapatkan keuntungan semata. Mengingat kontraktornya adalah Abang ipar saudara Hilarius duha. Lanjut ikhtiar wau bahwa Abang iparnya saudara Hilarius wau tersebut, telah di proses hukum dan difonis tersangka dan terpida pada kasus bansos, saat saudara Elezaro duha menjabat sebagai anggota DPRD Profinsi sumatra Utara.

Masyarakat Nias Selatan dan lebih ikhtiar fau, meminta kepada saudara Hilarius duha, sebagai bupati Nias Selatan. Dan terlebih kepada dinas kesehatan Nias Selatan, Agar gedung gedung yang telah siap dibangun, yang sumber dananya dari APBD dan APBN jangan ditelantarkan, seperti contoh rumah dinas dokter dinari nari, Puskesmas dinari nari, dan pembangunan gedung terpadu di istana rakyat.

Harapan masyarakat Nias Selatan, menginginkan agar penelantara gedung gedung tersebut oleh pemerintah Nias Selatan, dapat di proses secara hukum yang berlaku di negara republik Indonesia.

Rilis/Rl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com