Pembangunan Jembatan Sungai linggi di Simeulue, Halaman mesjid jadi tempat Alat berat,

  • Bagikan

Dirgantara7.Com//SIMEULUE :Bangunan Jembaratan Sungai Linggi sudah mulai berkerja tapi tidak ada terpasang Papan Kontrak ,Halaman Masjid Banurullah Desa Linggi menjadi tempat Alat Berat dan serta Bahan Bangunan, Kepala Desa Linggi ada kesepakatan dengan Rekanan Pelaksana,

Hal itu disampaikan Kepala Desa Linggi, Muda Luwis Kepada wartawan saat di tanyai dirumahnya pada hari senin,tanggal 18/10/2021) dengan mengatakan” terkait alat Berat yang di Halaman mesjid Banurullah Desa Linggi itu sudah atas kesepakatan kami bersama dengan Perusahaan yang sedang membangun Jembatan sungai Linggi tersebut,

“Kalau soal izin penempatan alat alat berat dan Serta bahan Bangunan di Halam mesjid Banurullah Desa linggi hanya saya yang bisa memberikan izin dan sudah disepakati di Desa dan itu tidak ada masalahnya” Ujar Muda luwis Kepada wartawan, pada hari Senin.(18/10/2021) dan Kalian ini dari mana ya,” iya kalau dari wartawan banyak macam macam, ada dari provinsi ada di sini, ” Katanya Kepada awak wartawan

Dilain tempat, Abusammah sekdes Linggi memberikan keterangan yang bahwa kalau soal yang mengizinkan Alat Berat dan serta bahan bahan Bangunan di mesjid itu saya tidak paham juga, karna itu urusan Kepala Desa semua dan lebih lanjut tanyakan saja sama Bapak Kepala Desa,”ujarnya, sekdes kepada Wartawan di Kantor Desa Linggi bersama Kepala Dusun dan Pemerintahan desa setempat,”ujarnya

Baca juga:  Kejati Sumut Kembalikan Kerugian Negara Rp 9.083.566.525 dari Apartemen Reiz Condo kepada pemko medan

Selain itu, Daimang sebagai Imam mesjid Banurullah Desa Linggi mengaku tidak tahu terkait Alat berat yang di halaman mesjid itu, silakan saja ditanya sama Bapak Kades nya,

“memang agak mengganggu para Jamaah yang melaksanakan Sholat di mesjid ini dan mungkin disini biar bapak bapak nilai sendiri apalagi ini namanya saja mobil besar dan alat berat serta bahan bahan Bangunan semua Sudah penuh dan bahkan melaksanakan rakitan besi pun di sini juga seperti keadaan yang sedang kita lihat saat ini, cuman saya tidak bisa menjawab lebih, takut nya salah apalagi saya kurang paham dan coba ditanyakan saja ke bapak kades dan yang terkait lain nya agar lebih jelas, “ujarnya Daimang imum mesjid kepada wartawan di Halaman mesjid,

Baca juga:  Kajati Sumut Terima Kunker BPJS Ketenagakerjaan

Camat Kecamatan Simeulue Timur, RENIL MURIANSYAH, S. STP, M.Ec, Dev, yang di tanyai media ini menjawab bahwa, pihaknya dari pemerintahan Kecamatan belum mengetahui dihalaman Mesjid Desa linggi jadi tempat Alat Berat dan Bahan bahan Bangunan jembatan sungai Linggi,

“karna belum ada Laporan dari pihak rekanan maupun Kepala desa Kepada kami pemerintahan kecamatan Simeulue timur, terkait Halaman mesjid dijadikan tempat alat berat maupun bahan bahan bangunan jembatan tersebut,

Lanjut Renil, Namun saya baru beberapa saat saja dari tadi ada beberapa wartawan menelpon mengenai halaman Mesjid Desa Linggi dijadikan tempat alat alat berat dan bahan bahan bangunan jembatan, dan itu tidak bisa dibiarkan dalam 2 hari ini harus sudah kosongkan dan jangan bisa seenaknya saja, karna mesjid itu tempat beribadah bukan tempat kepentingan Proyek, pokok nya dalam 2 hari Kedepan harus sudah di kosongkan,”terangnya Reinil Muriansyah, melalui Sambungan telepon Hp selulernya Kepada wartawan

Baca juga:  Ketua PWNU Jatim Dukung Polda Jatim Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat

Saat Dikonfirmasi kepala Dinas Syariat islam Kab, Simeulue, Drs Hasbi indra menjawab, terkait Alat berat dan mobil serta bahan bahan bangunan pembangunan jembatan sungai Linggi di halaman mesjid Banurullah Desa Linggi tersebut sangat sangat tidak diperbolehkan.

Setelah diberitahu oleh wartawan kepada saya dan saya pun sudah mengatakan kepada kepala Desa Linggi agar halaman mesjid Desa linggi jangan di buat tempat bahan bahan Bangunan Jembatan sungai Linggi tersebut apalagi dibuat tempat parkiran Alat berat nya,” ungkapnya kepada Wartawan,

Wartawan,menanyakan kepada sejumlah Pekerja yang ditemui dilokasi Bangunan Jembatan Sungai Linggi dan menanyakan siapa nama rekanan pelaksana dan apa nama perusahan nya, pasal nya tidak ada papan Kontrak terpasang,

Tapi pekerja menjawab,”kami tidak tahu nama perusahaan dan begitu juga nama dari pihak pelaksana Rekanan, kami tidak tahu juga, “dengan serentak menjawab kepada sejumlah wartawan,

Maka Hingga sampai diterbitkan berita ini pihak Perusahaan rekanan belum dapat diketahui siapa nama rekanan yang untuk dimintak tanggapan kepada wartawan

Red/De

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com