Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Pemilihan Ketua KONI Lhokseumawe, Pesan Kuat Imran Olah Raga Bukan Cuan

buserdirgantara7
108
×

Pemilihan Ketua KONI Lhokseumawe, Pesan Kuat Imran Olah Raga Bukan Cuan

Sebarkan artikel ini
Img 20231029 Wa0094

Lhokseumawe, Buserdirgantara7com – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) ke-V menjadi momen penting dalam pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Lhokseumawe, Minggu (29/10). Dalam pilihan tersebut, Pj Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran, M.Si, MA.Cd memberikan pesan kuat terkait tujuan sejati dari kepemimpinan KONI selanjutnya.

Img 20231029 Wa0092Ia menekankan bahwa pengurus KONI harus berfokus pada membangun olahraga di Lhokseumawe, bukan malah menjadikan KONI sekadar lahan mencari penghidupan dari posisi tersebut.

Di awal menyambut pembukaan Musorkot, Ketua KONI Kota Lhokseumawe Abdul Rahman yang telah menjabat selama dua periode menyatakan baik Mulyanto (Waled) maupun Saifuddin Yunus (Pon Pang), “Siapapun yang terpilih nanti, itulah yang terbaik untuk memajukan olahraga di Kota Lhokseumawe” pungkasnya.

Harapan akan kepemimpinan yang komitmen terhadap pengembangan olahraga di Lhokseumawe juga disuarakan oleh Ketua KONI Aceh, yang diwakili oleh T. Rayuan Sukma, Ia berharap agar Ketua KONI Kota Lhokseumawe yang terpilih nantinya tidak hanya mencari penghidupan pribadi di KONI, tetapi lebih memprioritaskan pengembangan KONI sebagai sebuah organisasi yang mendukung olahraga di wilayah kota.

”Harapannya ketua KONI nanti tidak mencari penghidupan di KONI, tetapi hidupkanlah KONI!” serunya diatas mimbar Aula Kantor Walikota Lhokseuamwe.

Selain itu, Imran, yang mengevaluasi permasalahan Gedung Pemuda yang masih mangkrak di Lhokseumawe, ia serukan pesan kepada pemilih untuk memilih ketua KONI yang mampu dan bersedia bekerja keras dalam mengembangkan olahraga di Lhokseumawe, bukan hanya yang fokus pada keuntungan finansial (cuan).

Imran juga tegasnya, pentingnya pemilihan ketua KONI yang berlangsung secara umum, bebas, dan rahasia. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pengambilan foto atau dokumentasi selama proses pemilihan, karena hal tersebut dapat menciptakan praktik politik uang (money politik) yang tidak diinginkan.

Dengan pesan dan harapan yang kuat dari berbagai pihak, pemilihan Ketua KONI di Lhokseumawe pada tahun 2023 menjadi momentum penting untuk menentukan arah dan komitmen terhadap pengembangan olahraga. (ADM)