Prihatin dengan persoalan lingkungan yang makin terpuruk LSM LEP minta DLH Tingkatkan Pengawasan

  • Bagikan

Dirgantara7.Com//Namlea.ditemukan lagi bahan berbahaya dan beracun seperti cyanida dan karbon di Namlea hal ini membuat makin terancamnya lingkungan kita, LSM Ekologi minta Dinas Lingkungan hidup kabupaten Buru Lebih tingkatkan pengawasan pengelolaan lingkungan hidup

Sebagaimana dikutip dari media brantapost.com tertanggal 28/9/2021 terkait adanya B3 berupa cyanida dan karbon yang sempat masuk lewat pelabuhan namlea dan di angkut oleh km dorolonda ini membuat lsm lep lebih prihatin lagi terhadap lingkungan

kasat reskrim polres pulau buru iptu handry dwi azhari bersama anggotanya mengamankan cianida (cn) dan carbon di pelabuhan namlea. ditemukan ratusan bahan berbahaya, sat reskrim polres pulau buru masih melacak pelakunya

Barang bukti yang diamankan sebanyak 194 karung karbon (carbonium) atau zat arang, 15 cianida (cn) dalam bentuk kemasan kaleng dan cianida dalam kardus yang dilapisi dengan karung berwarna putih sebanyak 15.

Baca juga:  Pemuda Sumsel Ini Berharap Pengganti Ketum DPD I Golkar Sumsel Kader Yang Bersih Dari Kasus Korupsi

Pada saat kapal dorolonda sandar di pelabuhan namlea pada selasa malam lalu (28/9) pukul 07:22 wit, berselang beberapa jam kontainer yang berisi cn dan karbon di turunkan dari kapal, lalu nampak terlihat beberapa buruh bagasi bergegas untuk membongkar barang-barang dari dalam kontainer.

Kemudian pada saat pembongkaran barang dari dalam kontainer oleh buruh bagasi, di temukan ratusan karung karbon dan puluhan cianida.

pembongkaran barang dari dalam kontainer nampak terlihat beberapa anggota sat reskrim polres pulau buru yang mengintai barang berbahaya tersebut.

Dan pada pukul 10:45 malam wit, kasat reskrim polres pulau buru bersama beberapa anggotanya tiba di pelabuhan namlea dan langsung mengamankan seluruh cianida dan karbon yang sudah dikeluarkan oleh buruh bagasi dari dalam kontainer.

Baca juga:  Amsarudin Ketua Partai Gerindra DPC Simeulue menyambangi pasien di RSUD

Cianida dan karbon langsung diamankan ke polres pulau buru dengan mengunakan mobil truk polres buru pada pukul 12:15 wit (malam)

Barang bukti yang diamankan sebanyak 194 karung karbon (carbonium) atau zat arang, 15 cianida (cn) dalam bentuk kemasan kaleng dan cianida dalam kardus yang dilapisi dengan karung berwarna putih sebanyak 15.

Terlepas dari hal tersebut pihak wartawan kami menghubungi Humas polres pulau buru sdr Jamal lewat SMS whapsapnya sampai sekarang belum memberikan jawaban
Sampai berita ini diekpos belum ada klarifikasi dari polres pulau buru

Pihak LSM LEP ini sangat prihatin dengan kondisi lingkungan di kabupaten buru dengan adanya tambang Ilegall sudah barang tentu ( B3) bahan berbahaya dan berancun mulai berangsur ansur masuk ke Namlea karena kebutuhan pengguna cukup tinggi

Baca juga:  Silaturrahmi Bersama Masyarakat, PT Way Mincam Gelar Open House

Kenyataanya telah ditemukan lagi sejumlah cianida dan karbon yang masuk kenamlea tanpa memiliki indentitas yang jelas alias ulegall

Tanpa kita sadari B3 ini akan meracuni ekologi di dalam kabupaten buru ,olehnya itu kami minta kepada Dinas Lingkungan Hidup dan polres pulau buru lebih meningkatkan penfawasanya sekaligus menjerati pemilik cianida maupun karbon sesuai dengan aturan yang berlaku dalam UU Nomor 32 tahun 2009 tentang PPLH biar ada efek jera tutur ketua LSM ini Chairul syam

Red/Syam

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com