Berita  

Tumbuhkan Nilai Nasionalisme bagi Masyarakat, Kapolsek Pabuaran Laksanakan Diklat Pancasila dan Bedah RKUHP

img 20220828 wa0008

Dirgantara.7Com//SUBANG- Mempelajari Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan hal penting untuk dilakukan kita sebagai warga negara Indonesia.

Tak terkecuali pada hari ini, dalam rangka Harlah KOMPPAQ ke 36, diadakan Diklat Pancasila dan Bedah RKUHP dengan tema “Urgensi Pancasila dan RKUHP untuk Masyarakat dan Generasi Islam “.

Diklat Pancasila dan Bedah RKUHP ini dilaksanakan pada Sabtu, (27/8/2022) pukul 10.00 WIB, bertempat di Yayasan Pondok Pesantren Raudlatul Athfal Nurul Hirayah, di Desa Salamjaya Kecamatan Pabuaran, Subang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Pabuaran, atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang. Iptu Udin Awaludin SH selaku Kapolsek Pabuaran memimpin kegiatan ini, didampingi AKP Aan Sukarna dan Bripka Hoerudin selaku anggota Polres Subang, Bhabinkamtibmas Desa Salamjaya, Briptu Dedi Suryadi, serta anggota Polsek Pabuaran Polres Subang.

Diklat ini dihadiri oleh tokoh-tokoh agama setempat, serta peserta Diklat sebanyak 200 orang.

Pada Diklat ini, materi RKUHP disampaikan oleh Prof. Dr. Agus Surono, SH. MH., melalui virtual meeting.

Dalam materi yang disampaikannya, Profesor Agus Surono menyampaikan bahwa draf RKUHP sebanyak 632 pasal yang akan segera disahkan. Ia juga menyampaikan beberapa pasal pasal yang dikritisi tentang penghinaan terhadap Kepala Negara tidak memiliki kaitan dengan isu presiden 3 periode.

img 20220828 wa0009

Untuk memahami nilai nilai Pancasila, Profesor Antonius Benny Susetyo, Pr menyampaikan materi tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara yang memiliki banyak peran di berbagai sektor, yaitu adalah sektor agama, sosial maupun politik. Pancasila sebagai dasar negara tidak dapat dirubah dan menjadi benteng pertahanan negara. Pancasila juga menjadi jalan tengah karena intisari nya diambil dari nilai-nilai Agama Islam.

Setelah pemaparan mengenai Pancasila, dilanjutkan pemberian materi dari KH. Nurdin Ar-Raniri dan KH. Ade Suryadi Ro’uf sebagai tokoh agama di Pabuaran.

Iptu Udin berharap dengan adanya Diklat ini, para peserta dapat memahami pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan semakin mencintai tanah air.

Ia juga berharap, para peserta sebagai mahasiswa dapat lebih kritis dan berhati hati agar tidak terjebak ke dalam hoax dan informasi yang tidak benar yang beredar di media sosial.(

Red/Jajang)

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com