Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Beritaormas

Kapolres Bogor Tangkap Pelaku Investasi Ilegal, Banyak Masyarakat yang dirugikan

buserdirgantara7
85
×

Kapolres Bogor Tangkap Pelaku Investasi Ilegal, Banyak Masyarakat yang dirugikan

Sebarkan artikel ini
Img 20231019 Wa0014

Bogor,–Dirgantara7.com // Semakin sulitnya masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan usaha apapun,masyarakat mengalami kekurangan ekonomi sehingga para mafia investasi berkesempatan membujuk atau mengajak serta memberikan iming-iming kepada masyarakat keuntungan dalam berinvestasi dan hal itu di lakukan berhasil dan para mafia Investasi meraup keuntungan ratusan juta rupiah.

Salah satu masyarakat Bogor sebut saja AC (nama inisial) mengatakan “ Kenal Ibu Devi di pengajian Ad-zikra pada bulan Februari 2022, kebetulan kenal lebih dahulu dengan Ibu Emrita. Mulai investasi Bu Emrita dulu, saya liat berjalan lancar, baru saya mulai di bulan Mei 2022 tanggal 10 = Rp. 140.000.000,- berikut diberi surat perjanjian. Terlampir 10 % profit setiap bulan. Lanjut bulan juli investasi kembali Rp. 140.000.000,- dengan perjanjian yang sama. Setiap tanggal 15 profit 10 % berjalannya waktu, Bu Devi mempunyai bisnis skincare baru akan dimulai beliau menawarkan lagi untuk investasi Rp. 500.000.000,- dengan profit sama 10 % tetapi saya menolak, akhirnya saya berikan. Investasi ke tiga saya di bulan Oktober 2022 sebesar Rp. 300.000.000,- dengan perjanjian yang sama. Setiap tanggal 4 tiap bulannya.

Tanggal 16 Februari 2023, saya ambil mobil Calya B 2085 UFN sebesar Rp. 35.000.000,- dengan rental satu bulan Rp. 4.000.000,-.
Tanggal 20 Februari 2023, saya ambil mobil Terios B 2383 XHM sebesar Rp. 40.000.000,- dengan rental 1 bulan Rp. 4.500.000,-.
Tanggal 25 Februari 2023, mobil Calya B 1634 EZC sebesar Rp. 30.000.000,- dengan rental satu bulan Rp. 3.500.000,-.
Tanggal 01 Maret 2023 mobil Xpander sebesar Rp. 30.000.000,- dengan rental satu bulan Rp. 3.500.000,-.
Bu Devi memberikan uang profit di tanggal 07 Agustus sebesar Rp. 25.000.000,- dan 11 Agustus Rp. 5.000.000,-
Bulan Mei sampai sekarang saya mau tarik uang dan mobil Bu Devi hanya janji dan selalu ingkar danTerakhir tanggal 15 September 2023 Bu Devi berjanji jika sampai akhir bulan tidak dapat, Bu Devi akan menyerahkan semua mobil kepada saya. Terhitung sampai hari ini tidak ada itikad baik Sampai saat ini Bu Devi hanya janji dan selalu ingkar seperti yang sudah -sudah, beliau tidak ada itikad baik, malah menantang atau siap menghadapi Penegak Hukum. Dari bulan juni 2023 janji mau kembalikan semuanya, terakhir kirim profit agustus awal 2023.dan karena tidak adanya etikat baik saya melaporkan Devinya ke Penegak Hukum.dan saya berharap kepada Kapolres Bogor menindak tegas atau menangkap pelaku Investasi Ilegal tersebut supaya tidak ada lagi yang korban seperti yang saya alami,devinya pernah menantang saya, silahkan laporkan Ke POLISI dan saya akan hadapi.” Paparnya.

Tamabahnya lagi saya sudah mengalami kerugian ratusan juta dan saya akan kejar terus sampai kemanapun dia dan saya minta pada reken-rekan media supaya memberitakan terus perbuatannya supaya tidak ada lagi korban Investasi ilegal.

Begitu juga di konfirmasi EA (nama Inisial ) mengatakan “ Saya kenal Ibu Devi di perkenalkan oleh Irine teman Ibu Devi dari situ kita berbicara bisnis dia, dan ternyata dia suka menerima investasi yang dimasukan oleh suaminya dan akhirnya saya tertarik. Lalu mulailah saya investasi :
Tanggal 04 Maret 2022 Rp. 20.000.000,-
Tanggal 07 Januari 2023 Rp. 42.000.000,-
Tanggal 08 Maret 2022 Rp. 50.000.000,-
Tanggal 08 April 2023 Rp. 10.000.000,-
Tanggal 14 September 2022 Rp. 20.000.000,-
Tanggal 14 Juni 2022 Rp. 15.000.000,-
Tanggal 24 Mei 2022 Rp. 100.000.000,-
Tanggal 25 April 2023 Rp. 10.000.000,-
+ Total Rp. 267.000.000,-

Dengan perjanjian profit 10 % setiap bulannya, awalnya semua berjalan lancar dari 04 Maret 2022 sampai Mei 2023, pas bulan juni 2023 Ibu Devi minta rincian semua uang saya yang di investasi ke dia. Akhirnya pada bulan juni dia berjanji akan mengembalikan uang saya sekitar dua minggu paling lambat satu bulan dan pada bulan juni Ibu Devi sempat transfer profit saya yang tanggal 04 sebesar Rp. 2.000.000,-
Bulan juli saya minta profit atau uang saya sebesar Rp. 20.000.000,- dan dia memberikannya. Dan higga bulan oktober dia belum mengembalikan uang saya yang di investasi ke dia, dan dia selalu ingkar janji setiap bulannya akan mengembalikan uang saya beserta profitnya yang dijanjikan akan dibayar di akhir semuanya sampai sekarang, setiap bulan saya selalu menagih dia, tapi Cuma janji-janji yang diberikan.terkait yang saya alami saya meminta kepada Kapolres Bogor menangkap Devinya dan hal ini sudah saya buat laporan Pengaduannya.dan mudah-mudahan Devinya tertangkap.” Ujarnya.

Terkait adanya aduan masyarakat,diminta kepada KAPOLRES BOGOR serius menangani atau Memproses dengan Cepat karena takutnya akan makin bertambah korban Investasi Ilegal.ini baru dua orang yang melaporkan belum yang lainnya,menurut informasi sudah puluhan orang yang tertipu investasi. (TIM)