Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Kapolsek Ciasem Nemoni Generasi Z, Pesan Ciptakan Kamtibmas Kondusif Menjelang Pemilu 2024

buserdirgantara7
51
×

Kapolsek Ciasem Nemoni Generasi Z, Pesan Ciptakan Kamtibmas Kondusif Menjelang Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Img 20231122 Wa0128

Subang, Buserdirgantara7com — Dalam rangka mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif di wilayah kecamatan Ciasem Kab Subang, Polsek Ciasem Polres Subang, Polda Jabar giat melaksanakan silaturahmi Nemoni Rakyat bersama elemen masyarakat salahsatunya dengan Gen Z dalam rangka menciptakan Harkamtibmas di wilayah Hukum Polsek Ciasem, yang bertempat di Kampus SMK Sukamandi.Rabu (22/11/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah, staf Pengajar dan Bhabinkamtibmas serta Peserta didik Gen Z.

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Ciasem Kompol Dede Suherman,AMd mengatakan dalam rangka Cipta kondisi menjelang Pilkades dan Pemilu 2024 agar lakukan cooling system dengan program nemoni rakyat semua lapisan masyarakat terutama generasi penerus Bangsa, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu 2024, untuk membantu ciptakan keamanan yang kondusif.

Mengajak generasi muda sebagai generasi penerus Bangsa sebagai tongkat estafet masa yang akan datang untuk ikut menyukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan demokratis,” ucap Kapolsek.

Kapolsek juga berpesan kepada kepada Kaum Gen Z, ade-ade harus mempunyai mimpi dan raihlah mimpi tersebut, karena generasi sekarang dituntut kreatif, inovatif jangan sampai menjadi penonton di rumahnya sendiri dan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu 2024, dengan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Kami ingin mengajak generasi muda untuk ikut menyukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan demokratis, juga ingin mengingatkan mereka untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar, bijak menggunakan media seperti berita hoaks dan ujaran kebencian, yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.(Rd)