Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Munaslub APEKSI Dibuka oleh Presiden Jokowi, Pj Wali Kota Imran Ucapkan Selamat Kepada Ketua Baru

buserdirgantara7
534
×

Munaslub APEKSI Dibuka oleh Presiden Jokowi, Pj Wali Kota Imran Ucapkan Selamat Kepada Ketua Baru

Sebarkan artikel ini
Img 20231215 Wa0431

Bogor, Buserdirgantara7com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka secara resmi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2023. Acara tersebut diselenggarakan di Puri Begawan, Bogor, Jawa Barat. Jumat (15/12/2023)

Tampak hadir Mensetneg Pratikno, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Ketua Apeksi Bima Arya dan sejumlah pejabat penting lainnya. Turut hadir pula 60 Pj Wali kota, serta 37 wali kota definitif se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa Populasi perkotaan di Indonesia di tahun 2045-2050 diperkirakan mencapai 70 persen, atau meningkat pesat dari tahun 2010 yang sebesar 49,7 persen dan tahun 2020 56,7 persen. Oleh karena itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) untuk menyusun perencanaan besar kota masing-masing dalam menyambut pertumbuhan penduduk tersebut.

“Yang namanya desain kota, perencanaan besar, strategi besarnya harus disiapkan dari sekarang. Semua kota harus memiliki rencana besar kotanya masing-masing,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan agar desain besar tersebut mengedepankan keunggulan masing-masing kota sekaligus memiliki perbedaan dengan kota lainnya.

“Sering saya sampaikan mestinya setiap kota itu punya perbedaan-perbedaan, karena unggulannya semuanya memiliki. Dan kita tahu kota-kota di Indonesia tidak ada yang spesifik memiliki kekuatan dan diferensiasi dibanding kota-kota, perbedaan-perbedaan dengan kota,” tambahnya.

Presiden juga menekankan pentingnya konsistensi dalam merencanakan pembangunan sebuah kota sehingga program-program yang baik dan telah berjalan dapat terus dijalankan secara konsisten.

“Jadi, kekuatan kota itu betul-betul muncul, karakter kotanya muncul, tapi itu semuanya harus didesain sejak awal seperti tadi disampaikan oleh Pak Bima Arya, ada konsistensi terus-menerus dari setiap kepemimpinan, tidak gonta-ganti program, gonta-ganti acara. Kayak pompa bensin kita nanti, dari nol terus,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjadi sosok yang terpilih menggantikan posisi Wali Kota Bogor, Bima Arya sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2023-2025.

Ketua Apeksi periode 2021-2023, Bima Arya menjelaskan penyelenggaraan Musyawarah Nasional dilakukan lebih awal karena dalam aturan APEKSI menyatakan Ketua Dewan Pengurus haruslah Wali Kota definitif. Sementara masa jabatan Bima akan selesai di akhir tahun 2023. Oleh karena itu, pemimpin Ketua Apeksi baru dipilih dari Wali Kota yang masih bisa melanjutkan jabatan hingga tahun depan.

Ditemui di sela-sela munaslub, Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran, M.Si, MA.Cd mengaku setuju atas arahan dan kebijakan Presiden Joko Widodo atas perhatian kepada Pemerintah Kota seluruh Indonesia.

“Sambutan Presiden Jokowi mencerminkan keprihatinan yang mendalam terhadap pertumbuhan perkotaan di Indonesia. Pernyataannya tentang pentingnya perencanaan besar kota sesuai dengan pertumbuhan populasi memberikan arahan yang sangat relevan. Konsistensi dalam pembangunan juga menjadi fokus yang ditekankan, dan hal ini merupakan fondasi yang kuat untuk memastikan keberlanjutan program-program yang baik.” Ujar Imran.

Pj Wali Kota Imran juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Eri Cahyadi selaku Ketua APEKSI yang akan melanjutkan program Ketua APEKSI sebelumnya Bima Arya.

”Saya juga mengucapkan selamat kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang terpilih sebagai Ketua APEKSI periode 2023-2025. Semoga pergantian kepemimpinan ini membawa harapan baru dalam menghadapi tantangan perkotaan di masa depan. Semoga kepemimpinan beliau dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan perencanaan dan keunggulan kota-kota di seluruh Indonesia.” Tutup Imran.    (Rd)