Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Beritaormas

Pemkot Bogor Jalin MoU Dengan Bicara Udara dan Lapis Sangkuriang

buserdirgantara7
109
×

Pemkot Bogor Jalin MoU Dengan Bicara Udara dan Lapis Sangkuriang

Sebarkan artikel ini
Img 20231021 Wa0126

Bogor,–Dirgantara7.com // Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Penandatanganan MoU dengan Bicara Udara dan Lapis Sangkuriang di Teras Balai Kota Bogor, Jumat (20/10/2023).

Penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan Bicara Udara dan Lapis Sangkuriang ini dilakukan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, ia sering mengingatkan teman-teman OPD yang mana sekarang itu banyak tugas OPD yang sudah diambil alih pihak ketiga, seperti NGO, start-up dan lainnya. Suka atau tidak, sadar atau tidak sebagian besar kewenangan dan tupoksi sudah dikerjakan yang lain dengan lebih efektif.

“Perubahan itu sekarang terjadi dengan lebih cepat dari yang kita kira. Dulu perubahan itu sepuluh tahunan, sekarang lima tahunan dan sekarang setiap tahun,” ujarnya.

Bima Arya menuturkan, dua agenda yang ditandatangani ini terkait UMKM dan terkait lingkungan. Tugas DLH sudah banyak dikudeta NGO dan perusahaan. Bisa jadi NGO lebih intens melakukan edukasi dan riset, lebih mengerti isu detail perubahan iklim dan lebih lincah juga untuk fundraising dan crown funding daripada DLH.

“Sama juga dengan UMKM, ketika kita diam teman-teman Lapis Sangkuriang mungkin lebih update databasenya terkait pelaku ekraf dan UMKM. Ketika anggaran kita tidak banyak atau anggaran teralokasikan namun kurang efektif, sebaliknya setiap bulan mereka melakukan pelatihan agar UMKM naik kelas dan sudah melakukan permodalan yang lebih berguna,” jelasnya.

Founder dan Owner Lapis Bogor Sangkuriang, Rizka Wahyu Romadhona mengatakan, ada semangat yang sama antara Lapis Bogor Sangkuriang dan Pemkot Bogor dalam menciptakan ekonomi lokal yang berkelanjutan, mendukung komunitas, serta merawat kearifan lokal Bogor.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kami untuk memajukan nilai-nilai kearifan lokal yang memberikan dampak positif bagi kota dan masyarakat,” ujar Rizka.

Marketing Director Lapis Bogor Sangkuriang, Nanang Siswanto menambahkan, pihaknya antusias dengan peluang kolaborasi bersama Pemkot Bogor. Inilah yang disebut dengan membentuk ekosistem ekonomi dari hulu ke hilir. Lapis Bogor Sangkuriang sudah melakukan penandatanganan MoU dengan IPB University untuk memberdayakan bagian hulu, yakni kelompok petani talas.

Kini bagian hilir meliputi masyarakat dan UMKM dengan menggandeng Pemkot Bogor.

“Kerja sama ini akan membuka potensi Lapis Bogor Sangkuriang untuk lebih terlibat dari segi pariwisata maupun event-event menarik di Bogor,” katanya.

(Evan)