Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Pj Wali Kota Lhokseumawe Harap Pokdarling jadi Barometer Pembenahan Lingkungan

buserdirgantara7
77
×

Pj Wali Kota Lhokseumawe Harap Pokdarling jadi Barometer Pembenahan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Img 20231008 Wa0175

Lhokseumawe Buserdirgantara7com — Kelompok Sadar Lingkungan (Pokdarling) berasal dari Desa Hagu Tengah, Kota Lhokseumawe, yang beranggotakan kaum emak-emak sukses mencuri perhatian Pemerintah Kota Lhokseumawe. sekaligus memberikan apresiasi, Minggu ( 8/10/2023). Kegiatan tersebut dipusatkan di pantai Ujong Blang, Kecamatan Banda sakti, Kota Lhokseumawe, yang kali ini dimulai dari hari jum’at sampai Minggu.

IMG-20231008-WA0177Pokdarling yang digagas oleh kaum emak-emak sejak 3 tahun terkhir ini, memiliki kegiatan rutin melakukan kegiatan bersih – bersih lingkungan setiap hari Jumat. Dimulai sehabis subuh hingga siang hari.
Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran merasa simpati dan berharap Pokdarling ini menjadi barometer bagi masyarakat Lhokseumawe, untuk lebih peduli dan sadar terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Dia juga  berharap akan lahir kelompok peduli lingkungan lainnya di seluruh kecamatan maupun desa, terlebih di lokasi yang rawan banjir.

“Semakin banyak masyarakat yang peduli lingkungan seperti pokdarling ini, tentu saja mewujudkan Lhokseumawe Beriman dan Kreatif akan semakin mudah dan cepat,” pungkasnya.

Menurut Ketua Pokdarling, Nur akmar, kelompok ini terbentuk karena merasa tergugah melihat kondisi pantai Ujong Blang, yang dipenuhi sampah  dan  secara sadar bergerak mandiri melakukan kegiatan bersih – bersih, tanpa mengharapkan imbalan materi dari pihak manapun.

“Kita datang ke pantai ternyata banyak sampah, jadi saya berinisiatif untuk membersihkan pantai dan mengajak serta teman – teman yang peduli lingkungan,” ucapnya.

Beberapa instasi saat ini tergugah atas aktivitas kepedulian para emak – emak  terhadap lingkungan, seperti  Pertamina Patra niaga dan Jaringan Inovasi Nanggroe ( Jinoe) ikut serta berpartisipasi memberikan bantuan bibit cemara udang dan pendampingan.

Agenda tersebut  ditutup dengan penanaman sejumlah bibit pohon cemara udang  di area bibir pantai sebagai upaya penghijauan dan mengatasi abrasi yang kerap terjadi setiap tahunnya.    (ADM)