Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Proyek Pembangunan Turap Saluran Parit Pemukiman Di Duga Di Kerjakan Asal Jadi

buserdirgantara7
53
×

Proyek Pembangunan Turap Saluran Parit Pemukiman Di Duga Di Kerjakan Asal Jadi

Sebarkan artikel ini
Img 20231206 Wa0209

Kalbar, Buserdirgantara7com -Kurangnya pengawasan dari dinas terkait terhadap pembangunan proyek berdampak buruk terhadap kwalitas bangunan, Selasa 5 Desember 2023.

Hal ini yang terjadi pada kegiatan pelaksanaan pembangunan turap saluran yang berolakasi Desa Durian Kecamatan Sambas, dikerjakan asal jadi. Diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Proyek tersebut diduga dikerjakan tanpa pengawasan dan terkesan ada pembiaran dari pihak PUPR Kabupaten Sambas

Pekerjaan proyek penataan turap terlihat di kerjakan terburu-buru sehingga hasilnya tidak maksimal. Adapun galian pondasi sangat minim (dangkal) ,besi penahan tidak di ikat langsung di lakukan pengecoran kuat dugaan penataan saluran dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan di sinyalir bermain curang.

Menurut beberapa orang warga, menyayangkan kegiatan pengerjaan turap tersebut sangat memprihatinkan karena dikerjakan asal jadi, dari adukan campuran semen dan pasir tidak sesuai dan asal asalan.

“Hal ini yang sangat di sayangkan kerena bangunan tidak akan bertahan lama”, ujarnya.

Proyek penurapan saluran parit di Desa Durian Kecamatan Sambas. Sumber Dana DAU tahun 2023 dikerjakan oleh CV.MUTIARA SAMBAS, dengan nilai kontrak Rp. 198.944.000.

Dari hasil investigasi awak media di lapangan, panjang jalur turap yang terpotong potong dan coran turap banyak yang pecah-pecah,sehingga hasil dan pemanfaatan nya tidak maksimal.Hal ini menjadi pertanyaan menuai perhatian masyarakat yang terkesan terburu buru tanpa mempertimbangkan kwalitas demi meraup keuntungan yang sangat besar.

Masyarakat berharap pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Sambas lebih ketat dan turun kelapangan untuk meninjau proyek proyek yang sedang berjalan.

Saat di konfirmasi ke pihak pelaksana melalui via Whatsapp,tidak di tanggapi sampai berita ini tanyang.
(Wardi)