Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Tim Paduan Suara Polri Sabet Medali Emas di Ajang FPSSJK 2023

rezafahrefi71
21
×

Tim Paduan Suara Polri Sabet Medali Emas di Ajang FPSSJK 2023

Sebarkan artikel ini
Img 20231115 Wa0249

Jakarta, Buserdirgantara7com — Tim paduan suara Polri, Svara Bhayangkara, meyabet medali emas di ajang Festival Paduan Suara Sektor Jasa Keuangan (FPSSJK) 2023. Tim paduan suara yang mengikuti kompetisi ini terdiri dari 47 Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP).

“Alhamdulillah, Svara Bhayangkara mendapat gold medal di urutan ke-8 dari 24 tim lainnya yang mendapat medali emas maupun perak,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 November 2023.

Img 20231115 Wa0247Dedi menjelaskan, personel kelompok paduan suara Svara Bhayangkara berasal dari sejumlah satuan kerja di lingkungan Mabes Polri, yakni SSDM, Bareskrim, Baharkam, Lemdiklat, Divhubinter, Densus 88 Antiteror, Divisi Humas, Korps Brimob, Yanma. Para anggota Svara Bhayangkara dipilih lewat tahap audisi musikalitas.

“Kemarin saat tampil membawakan dua lagu, yang salah satunya lagu daerah NTT (Nusa Tenggara Timur),” kata Dedi.

Lagu daerah asal NTT yang dibawakan oleh Svara Bhayangkara berjudul Bolelebo. Sementara lagu lainnya yang dinyanyikan dipopulerkan oleh penyanyi Sherina Munaf, dengan judul “Lihatlah Lebih Dekat”.

“Sesuai perintah Bapak Kapolri, kami di SSDM terus mengembangkan minat dan bakat personel kami baik anggota Polri maupun PNPP. Mereka yang memiliki kemampuan menyanyi misalnya, kami akomodir. Seperti beberapa bulan lalu, para personel Polri yang juga atlet karate, ikut dalam kejuaraan tingkat internasional di Thailand dan pulang dengan predikat juara dan membawa 13 medali,” jelas mantan Kadiv Humas Polri ini.

Kembali ke ajang FPSSJK 2023, Dedi menuturkan Svara Bhayangkara memperoleh nilai 85,39. Dia berharap, Svara Bhayangkara terus terus berlatih dan meningkatkan kekompakan agar bias mengharumkan nama Polri pada ajang-ajang kompetisi paduan suara lainnya.

Sementara itu, salah satu pendamping, Kompol Temmy menuturkan, kelompok paduan suara Svara Bhayangkara dibentuk pada Oktober 2022.

“Atas inisiasi Bapak Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, menjawab undangan dari OJK untuk mengikuti Kompetisi Paduan Suara antar sektor Jasa Keuangan dan Instansi pemerintah tingkat Nasional,” ujar Temmy.

Dia mengatakan, As SDM Kapolri selaku pelindung Svara Bhayangkara, Karo Binkar Brigjen Ribut Hari Wibowo sebagai Pembina, dan terakhir Kabag Mutjab SSDM Polri Kombes Agoes Soejadi.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada Kapolri, Asisten SDM, Karo Binkar, serta Kabag Mutjab SSDM Polri atas dukungannya. Harapan kami untuk latihan rutin, perlu diterbitkan Sprin yang kuat agar satuan kerja asal para anggota Svara Bhayangkara memahami kegiatan ini. Kami juga berharap dapat kembali ikut festival choir lainnya, baik di internal maupun eksternal Polri agar semakin berkembang,” pungkas Temmy.

(Rd)

Img 20231128 Wa0176
Seluruh Elemen Masyarakat Deklarasi Ciptakan Bitung Damai Sulut. Deklarasi damai digelorakan oleh perwakilan organisasi, kemasyarakatan Minahasa dan keagamaan muslim. Deklarasi ini juga menjadi komitmen Forkopimda yang disimbolkan dengan tandatangan deklarasi damai. Tertuang dalam deklarasi bahwa seluruh pihak sepakat untuk mengakhiri setiap konflik yang terjadi secara damai. Kemudian, mendukung penegakkan hukum terhadap pelaku yang terlibat, secara transparan, dan berkeadilan. Selain itu, sepakat menolak segala bentuk provokasi, pergerakkan massa dari luar kota Bitung, maupun pemberitaan melalui media sosial yang sifatnya hoaks yang berkaitan dengan permasalahan di Kota Bitung. Terakhir, bersama menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat Kota Bitung. Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen. Pol. Setyo Budiyono menyambut baik deklarasi damai berbagai elemen masyarakat tersebut. Ia meyakini, melalui deklarasi ini penyelesaian permasalahan dilakukan dengan hal-hal baik. “Saya bersyukur bahwa saudara-saudara berkenan hadir ini merupakan kehormatan untuk saya sebagai Kapolda untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah terjadi kemudian kita melangkah kedepan untuk mengisi hari-hari baru, sehingga anak-anak kota sekolah dengan tenang, keluarga-keluarga kita bisa bekerja dengan tenang,” jelas Kapolda, Selasa (28/11/23). Menurut Kapolda, segala persoalan selaiknya diselesaikan dengan duduk bersama. Persaudaraan dan kebersamaan, ujarnya, diharapkan menjadi hal terpenting untuk semua pihak. “Semoga dengan pembacaan isi deklarasi ini dapat dilaksanakan dengan baik agar situasi Sulut khususnya Kota Bitung menjadi Kondusif. Terima kasih karena semua perwakilan Kota Bitung sudah bersama-sama untuk berjalan ke depan untuk hal-hal yang baik dan positif,” ungkap Kapolda.
Nasional

Dirgantara7.com//Sulut. Deklarasi damai digelorakan oleh perwakilan organisasi, kemasyarakatan…