19 Cleaning Service PKM di Simeulue Mengadukan Nasibnya ke DPRK Simeulue

  • Bagikan
logopit 1637855639715

Dirgantara7.Com/SIMEULUE: Sebanyak 19 (sembilan belas) orang tenaga cleaning service puskmesmas di Kabupaten Simeulue mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue (DPRK) pada hari Kamis (25/11/2021).

Kedatangan para Cleaning service dari berbagai puskesmas dalam wilayah kabupaten Simeulue ini untuk mengadukan nasib mereka terkait upah atau gaji mereka selaku tenaga Cleaning service selama 1tahun 4 bulan tak kunjung dibayarkan oleh pihak dinas kesehatan kabupaten simeulue.

Para cleaning service langsung diterima oleh Ketua Komisi C Ihya Ullumuddin, SP diruang kerjanya yang turut didampingi oleh Kabag Humas dan Hukum DPRK Simeulue Ferry.

Abdul Hakim salah seorang tenaga cleaning service di Puskesmas Simeulue Timur saat ditemui oleh awak media mengatakan “hari ini saya bersama dengan kawan kawan clening service mencoba mengadukan nasib kami kepada perwakilan rakyat yang ada di DPRK Simeulue,

Baca juga:  DPW APRI SULTRA DUKUNG PERTAMBANGAN RAKYAT DI NAMBO

Lebih lanjud, Abdul Hakim, berharap kepada DPRK Simeulue kiranya dapat mengfasilitasi kami agar pihak terkait dalam hal ini dinas kesehatan simeulue agar segera mungkin dapat membayarkan upah kerja kami selama 1 tahun 4 bulan.

“Saya sangat berharap upah saya segera dibayarkan mengingat kondisi saya saat ini sedang sakit butuh biaya berobat dan kebutuhan hidup sehari hari.” Tutur Abdul Hakim

Hal senada juga disampaikan Hasanah salah seorang perwakilan cleaning service di puskesmas teupah tengah “Saya bersama dengan kawan kawan sesama cleaning service sebanyak 19 orang, mengadukan nasib kami kepada bapak yang ada di DPRK Simeulue agar kiranya dapat memperjuangkan hak kami atau upah kami yang sampai saat ini belum kunjung dibayarkan”

Baca juga:  Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

Hasanah juga menambahkan,, dari 19 Cleaning service ada beberapa orang statusnya janda memiliki anak yang butuh biaya, dan bahkan anak saya diusir dari kost karena tidak bayar uang kost.

“Harapan dari upah selama bekerja itulah yang sangat kita harapkan, sehingga anak anak kami yang sekolah diluar kota tidak terlantar sekolahnya.” Ucap Hasanah

Sementara itu, Ihya Ululmuddin Ketua Komisi C DPRK Simeulue yang menyambut hangat kedatangan para cleaning service di ruang kerjanya bersama dengan Kabag Humas dan Hukum DPRK Simeulue mengatakan,

“Saya sangat terkejut atas kedatangan para Bapak dan ibu ibu yang mengadukan nasibnya terkait upah kerjanya selama 1 tahun 4 bulan belum dibayarkan oleh pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Simeulue.”

Baca juga:  Warga Gampong Putoh Sa Rayakan Maulid Nabi Bersama Ratusan Santri Dayah Darul Huda Lueng Angen

“Jika Bapak dan ibu tidak datang secara Langsung, kita (DPRK) Simeulue tidak mengetahui ada permasalahan yang sedang dialami oleh saudara saudara kita ini.”

Lebih lanjud, Ihya menambahkan, atas penyampaian aspirasi bapak dan ibu DPRK Simeulue berjanji akan menyelusuri dimana tersangkutnya masalah upah yang tidak dibayarkan, dan berjanji akan memanggil kepala Dinas Kesehatan Simeulue untuk meminta penjelasa.

“Dan jika juga tidak ada kejelasan kita (DPRK) Simeulue akan melakukan RDP bersama dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan.” Ujar Ihya ulumuddin(DE

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Buserdirgantara7.com