Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Nasional

Pantau Tes CPPPK, Pj Wali Kota Imran, Tidak Ada Lagi Pemutihan Honorer

buserdirgantara7
71
×

Pantau Tes CPPPK, Pj Wali Kota Imran, Tidak Ada Lagi Pemutihan Honorer

Sebarkan artikel ini
Img 20231124 Wa0064

Lhokseumawe, Buserdirgantara7com – Pemerintah Kota Lhokseumawe memulai pelaksanaan seleksi kompetensi Calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Jumat (24/11/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Politeknik Lhokseumawe yang dimulai pada pukul 07.30 WIB.

Img 20231124 Wa0062Acara ini secara resmi dibuka oleh Pj. Walikota Lhokseumawe, Dr. Drs. Imran, M.Si, MA. Cd, yang didampingi oleh beberapa pejabat terkait, antara lain Wadir I Politeknik Lhokseumawe, Nanang Prihatin, S.Kom., M.Cs., Koordinator Seleksi Tilok Lhokseumawe Badan Kepegawaian Negara Regional XII Aceh, Muhidin, S.H, M.S.I, Kepala BKSDM Kota Lhokseumawe, Dr. M. Irsyadi S.Sos. M.SP, Kapolsek Blang Mangat, Iptu. Safruddin S.H, M.H, dan Tim Inspektorat Kota Lhokseumawe.

Dalam sambutannya, Imran menyampaikan bahwa berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara tidak ada yang namanya pemutihan bagi honorer.

“Tidak ada yang namanya pemutihan bagi honorer. Seleksi ini adalah satu-satunya jalan bagi tenaga Non ASN menjadi ASN sehingga harus sudah mempersiapkan diri dengan baik dari jauh-jauh hari,” tegasnya.

Imran menambahkan bahwa dengan adanya program CPPPK ini, pemerintah daerah berupaya untuk memberikan kesempatan kepada honorer yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan kepastian hukum dan pengakuan atas status mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Pada tahun 2022, dari 571 formasi PPPK yang tersedia pada Pemerintah Kota Lhokseumawe, hanya 321 orang yang terisi, sehingga terdapat kekurangan sebanyak 250 formasi. Tahun ini, terdapat 231 formasi guru dan tenaga kesehatan yang diperebutkan oleh 1.178 peserta.

Selain itu, Imran juga menegaskan bahwa penataan tenaga non-ASN akan terus dilakukan hingga tidak ada lagi yang disebut sebagai Tenaga Non-ASN.

“Kedepan PPPK inilah yang mengisi kuota ASN di Pemko Lhokseumawe dan untuk tenaga teknis khusus nantinya akan dilakukan outsourcing,” jelas Imran

Terakhir, Pj Wali Kota Imran juga memberikan motivasi kepada peserta tes CPPPK. Dia mengungkapkan harapannya agar peserta tetap bersemangat, fokus, dan memberikan yang terbaik dalam menghadapi tes tersebut.

Imran juga menyampaikan bahwa pemerintah memberikan kesempatan yang adil kepada semua peserta untuk meraih posisi yang diinginkan melalui proses seleksi yang transparan.  (Rd)