Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemerintahan

Warga dan Kades Mallusetasi Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone Sangat Berterima Kasih 

buserdirgantara7
211
×

Warga dan Kades Mallusetasi Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone Sangat Berterima Kasih 

Sebarkan artikel ini
Img 20221009 Wa0003

Dirgantara7.Com//Bone-Warga bersama kepala Desa Mallusetasi Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone sangat senang dan berterima kasih kepada pemerintah kabupaten Bone yang sangat peduli dan telah memperbaiki jalan yang rusak berat yang menghubungkan Desa Mabbiring dengan Desa Mallusetasi Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone baru – baru ini.

Mengenang masa-masa jalan yang rusak itu, Zainuddin kades Mallusetasi mengatakan, ” sebelum jalan itu di aspal oleh pemerintah, saat musim penghujan tidak bisa dilalui. Sementara saat itu bertepatan dengan musim tanam padi. Truk yang mengangkut pupuk subsidi ke desa Mallusetasi hanya sampai di jalan rusak dan menanjak itu. Jadi pupuk di bongkar ditempat tersebut, lalu masyarakat desa membawanya ke lokasi persawahan mereka masing-masing. Demikian pula pada saat panen padi, truk yang mengangkut hasil panen hanya bisa memuat setengah mobil saja karena takut truknya tidak bisa menanjak di jalan yang rusak tersebut, sehingga pemuatan dilakukan berulang-ulang, jelasnya.

Lanjutnya, “hal tersebut tentu mempengaruhi harga gabah hasil panen petani di desa Mallusetasi yang rendah yang mengakibatkan petani merugi dikarenakan pemuatan berulang-ulang akibat jalan yang rusak parah saat itu “, kenang kades

Lebih jauh Zainuddin mengatakan, ” di desa Mallusetasi luas areal persawahan sekitar 350 Ha, kebun mente sekitar 180 Ha dan selebihnya tanaman buah rambutan dan lain – lain.

Areal persawahan dan perkebunan ini, dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai penunjang dalam hal peternakan sapi bali, kerbau, kuda, bahkan masyarakatpun telah melakukan pengembangan sapi ras seperti Limosin dan sejenisnya.

Lanjut Zainuddin, ” di daerah ini juga terdapat areal tambak yang tidak kurang dari 250 Ha. Masyarakat petambak memelihara ikan bandeng, udang dan kepiting. Namun belakangan ini para petambak lebih cenderung memelihara udang panami, karena udang panami sudah dapat dipanen dalam waktu dua bulanan. Sementara ikan bandeng usia enam bulan baru panen.
Disamping itu, juga ada nelayan kecil di daerah Mallusetasi yg turut berperan dalam peningkatan pemulihan ekonomi, “terangnya”.

Keinginan masyarakat dan tentunya Zainuddin selaku kades, sangat berharap kepada pemerintah untuk melanjutkan pengaspalan jalan hingga ke pusat pemerintahan desa, dikarenakan dengan terbangunnya sarana jalan, tentu sangat efektif sebagai sarana penunjang pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat sesuai himbauan bapak Presiden Joko Widodo.

Pembangunan jalan tersebut sangat diharapkan, dikarenakan penggunaan Dana Desa sudah terbagi peruntukannya, seperti ; BLT 40%, Ketahanan pangan 20%, Pemberdayaan dan bidang kesehatan 30%, dan Covid 0,8%.
Artinya dana pembangunan fisik sangat kecil, sementara masyarakat sangat membutuhkan peningkatan kualitas jalan sebagai urat nadi perekonomian di desa Mallusetasi, “papar kades Zainuddin di depan warganya”.

Red//Andi Batara Sunra.